jangan lupa komentarnya agar blog ku makin sempurna terima kasih

21 Januari 2012

jurawan adjah



                Sejak kecil aku sudah menyusahkan ke 2 orang tua ku terutama ayah ku, betapa tidak sejak aku berumur beberapa bulan aku sudah punya penyakit aneh yaitu tumbuhnya kudis di seluruh tubuh ku dan baunya sangat busuk sampai-sampai ibuku saja tak sanggup untuk memandikan ku yang sanggup memandikan ku hanya ayah ku saja dengan perlahan-lahan dan penuh kasih sayang ayah ku memandikan ku bayangkan saja untuk memandikanku saja butuh waktu 1 jam
              Sudah banyak orang pintar di daerah ku yang mengobati ku namun hasilnya nihil dan akhirnya aku di bawa ke rumah sakit yang menurut orang paten di daerah rengat tapi dokternya tak sanggup untuk mengobati ku tapi orang tua ku tak pernah putus asa untuk mengobati ku dan setelah hamper 1 tahun aku menderita penyakit tersebut akhirnya penyakit aku sembuh sendiri
          Aku memang nakal sejak kecilnya, saat usia ku kira-kira 3 tahun aku di ajak kakak ku pergi ke sungai untuk mencuci pakaian, memang sejak kesembuhan ku aku di asuh oleh kakak ku karna orang tua ku mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari. Saat aku di ajak kakaku pergi ke sungai aku sangat asik main-main air di dalam ember besar sedangkan kakak ku sibuk nyuci pakaian akhirnya dia tidak memperdulikan ku lagi hingga aku tenggelam ke sungai dan dia tidak tahu Entah berapa lama aku di dalam air menurut cerita kakak ku aku tenggelam sekitar setengah jam .mungkin pembaca tidak percaya jangan kan pembaca aku yang mengalami saja tidak percaya tapi itulah kuasa allah, setelah pulang dari sungai kakak ku langsung d marahi ayahku beliau bilang” kamu tidak bias menjaga adik mu “ dan kakak ku Cuma diam saja sambil menangis Setelah kejadian itu aku lebih sering bermain dengan abang ku aku selalau mengikuti kmana abangku pergi sampai-sampai apa yang di main kana bang ku aku pun harus punya tak jarang abang ku marah kepada ku. Pada suatu hari aku di ajak abang ku untuk mengembala kerbau milik kami yang lokasinya agak jauh dari rumah ku dan harus melewati sungai untuk sampai ke tempat itu, saat abang ku mencari rumput untuk kerbau kami aku disuruhnya tunggu di dalam kandang kerbau sendirian dan pada waktu itu banyak sapi-sapi yang ganas, sapi-sapi itu suka mengejar orang karna aku bandel dan tidak menurut kata-kata abang ku aku pun pergi ke luardari kandang kerbau itu, tak berapa lama kemudian aku langsung d kejar sapi dan langsung di sodoknya dengan tanduk nya yg panjang dan aku berteriak minta tolong dan abang ku langsung datang dan dia melihat aku sudah bersimbah darah dan tanpa berfikir lagi langsung d pukulnya sapi tadi menggunakan balok yg lumayan besar setelah itu aku langsung d bawa pulang k rumah dengan berlumuran darah dan langsung d obati mantri desa Beberapa bulan setelah kejadian itu aku mengalami kecelakaan lagi. Abangku sering menjemput ibuku pulang dari pasar dengan menggunakan sepeda dan aku sering ikut abang ku. Pada suatu hari seperti biasanya aku ikut menjemput ibuku dari pasar dengan abang ku dengan menggunakan sepeda pada saat turunan yang lumayan tajam dan aku yang d bonceng abang ku tidak seperti biasanya , biasanya aku pegangan ke pinggul abang ku tapi kali ini tidak pada saat itulah aku terjatuh dari atas sepeda dan muka ku mengikuti jalan yang penuh dengan kerikil yang tajam . tentunya pembaca suudah tahu apa yg terjadi selanjutnya dan saat itu juga orang yang berada disekitar itu langsung berteriak dan dalam keadaan tidak sadar lagi langsung di bawa ke rumah ku itu lah sebabnya hidung ku pesek Setelah aku berumur 6 tahun aku di masukan ke sebuah sekolah dasar yang ada di desa ku yaitu SDN 009 KOTA BARU dan pada saat itu yang menjadi kepala sekolah nya adalah adik kandung nenek ku , Saat aku masih kecil aku sangat cengeng jadi teman-teman ku sering menjahiliku dan tak jarang aku pulang sekolah menangis Aku mengenal cinta pada saat kelas IV SD yaitu pada seorang gadis yang bernama JUNAIDA , maklumlah masih SD ibarat kata orang cinta main-mainan aku tak pernah terpikir untuk nyatakan cinta ku padanya cukup lah aku simpan sampai akhir hayatku . setiap hari aku selalu jalan bersama dia pergi dan pulang sekolah selalu bersama bahkan main-main pun terus bersama dia dan kadang-kadang naik sepeda pun selalu berdua , kegiatan itu ku lakukan sampai aku kelas VI SD dsn berakhir saat dia pacaran dengan sahabat ku sendiri tapi aku tak merasa sakit hati karna dia pacaran dengan sahabat ku juga bagaimana pun aku harus rela kehilanggan dia karn dia sudah menjadi milik sahabat ku juga Aku terakhir melihatnya pas ujian nasional SD dan sampai BLOG ini di terbitkan aku belum pernah ketemu sama dia karna dia tidak melanjutkan ke SMP “bagaimanakah kabar mu junaida aku merindukan mu seandainya kmu sempat membaca BLOG ku ini tolong kasih kabar mu” saat aku tamat SD dan ingin melanjutkan ke SMP aku kehilangan seorang nenek yang menjadi inspirasiku hingga aku seperti ini, karna nenek ku tak satu rumah dengan orang tua ku jadi setiap malam aku tidur bersama beliau, aku tingga serumah dengan almarhuma neneku semenjak kelas 1 SD. jika malam datang dan setelah aku pulang dari mengaji aku kerumah neneku untuk menemani beliau sambil belajar. dan jika siangnya aku tinggal bersama orang tua ku neneku ku itu sangat disiplin waktu dan tidak membandingkan orang untuk di tolong, nenek ku seorang bidan kampung beliau sering di panggil menyelamatkan bayi dan sang bayi aku rasa tida bisa terhitung lagi orang yang di tolong bahkan bayi yang di tolong nya dulu beliau juga yang menolong untuk mengeluarkan bayinya nenekku mulai jadi bidan semenjak umurnya 20 tahun dan sampai akhir hayatnya pun masih ada tanggungan 2 orang bayi yg harus diurusnya tetapi allah berkata lain beliau di jemput sang khalik YA ALLAH TERIMALAH AMAL IBADAH NENEK HAMBA YA ALLAH DAN AMPUNI SEMUA DOSANYA AMINNNNNNN............................................... aku sering jahat pada beliau tak jarang beliau kehilangan uang dan beliau tahu aku yang ngambil dan sering juga memarahi ku tapi aku tak pernah peduli omangannya ( sungguh sangat berdosanya aku ). aku sangat sedih sewaktu beliau meninggal karna di saat saat terakhirnya aku tidak ada di samping beliau, selama 1 minggu aku termenung ingat dengan dosa-dosa ku sementara aku belum sempat mintak maaf di antara kesedihanku

1 komentar: